<!-- --><!-- --><style type="text/css">@import url(http://www.blogger.com/static/v1/v-css/navbar/697174003-classic.css); div.b-mobile {display:none;} </style> </head><body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=20463959&amp;blogName=.d..i..r..i..k..u..d..i..s..i..n..i.&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=SILVER&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fdirikudisini.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fdirikudisini.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
11 comments | Wednesday, September 27, 2006

Pekanbaru, merupakan perjalanan dinas yang ke…… hmmm…kl gak salah yang ke-12, deh! — wegh…..sudah 12 kota ya?? Mari kita hitung bersama : Bandung, Tasikmalaya, Cianjur, Garut, Sumedang, Surabaya, Jember, Mataram, Medan, Purwokerto, Manado—. Iyah, dah 12 kota.. gak kerasa! *narik napas*. Badan ini sudah protes minta dimanja. Apalagi sayah mesti menjaga penampilan, meskipun itu sebenarnya sangat menyebalkan. Seperti, harus menggunakan blazer —padahal sebenernya sayah lebih seneng pake kaus or baju yang casual dan celana panjang. Atau harus menggunakan high-heels untuk memadankan dengan blazer yang saya pake, padahal……sepatu itu membuatku menderita setengah mampus. Rasanya pengen kubunuh saja para penemu sepatu model seperti itu!!! Tapi, lagi lagi demi sebuah image dari ‘kantor-ini’, mau gak mau harus nurut —keq anak kecil yang harus bobo siang padahal masih pengen maen—. Tuntutan pekerjaan memang *sekali lagi kutarik nafas panjang*

Waktu itu sedikit sudah menguak cerita sayah di Pekanbaru. Selama disana, sayah sempet pindah hotel dari hotel —hmm sebut saja hotel P— ke hotel J. Sebenernya, alasan pindah itu terlalu mengada-ada…… karena susah mencari makan! Gimana bisa susah mencari makan, wong di sekitar hotel P itu juga banyak banged penjual nasi. Mulai dari nasi rames, nasi padang, soto, sampai ke Pizza. Cuman memang lokasi hotel P tidak sestrategis hotel J. Hotel J berada di tengah kota, apalagi dia bersebelahan langsung dengan Pekanbaru Mall. Hmmm… hampir sama dengan hotel S di Surabaya, yang letaknya berdampingan dengan Tunjungan Plaza. *taukan yang sayah maksud?*
Lumayan menghibur, dengan pindah hotel itu. Tapi, yang namanya mall, ya gitu gitu saja…. Sampe bosanpun dia Cuma deretan toko-toko yang menjual berbagai macam, mulai dari makanan sampe pakaian dalem *Ups!*. Bosaaaan…….. Dan sialnya, kami [sayah dan tim] tidak mendapatkan jamuan jalan-jalan —padahal kami sangat mengharapkan itu—. Tapi, memang menurut mereka —penduduk di Pekanbaru— tidak ada tempat yang bisa dijadikan tempat berlibur. Karena Pekanbaru bukan daerah pegunungan, juga bukan daerah pantai. So, puisi si Rangga —tokoh di AADC—
Kulari kehutan, belok ke pantai —ini gak berlaku—
Kalupun mau pergi —rekreasi— mesti ke Padang atau ke Batam. Ke padang, harus menempuh perjalanan kurang lebih selama 3jam, sedangkan kalo Ke Batam kita harus menyiapkan passpor dan uang viskal…. Hrrrggg….. Keduanya tidak bisa kita laksanakan. *kesel-bete-pengen garok-garok muka orang-pengen nonjok*


Akhirnya, sayah dan temen,hanya berputar-putar di dalam kota Pekanbaru yang lumayan rapih dan teratur. Menyusuri jalanan dengan angkot yang selalu menyalakan tape recorder mereka dengan volume yang amat-sangat-super-duper kenceng. Fyuuuh….. untungnya sayah sedikit terganggu pendengarannya —heheee…. Gak deng!—. Dari mengabadikan kantor Gubernur [gambar#1]. Cirinya, setiap ada nama kantor ato nama jalan, pasti dibawahnya ada terjemahan dalam bahasa Arab —seperti di Jogja—, Lihat nama pada kantor gubernur [gambar#2]. Berasa di Arab……... Blum lagi sayah yang belagak seperti turis kesasar dan sok pe-de —foto sendirian di depan Mall Ska, salah satu mall Pekanbaru [gambar#3] dan sepertinya, tidak akan pernah sayah lakukan di mall mall Jakarta— kebayanglah malu dan noraknya.... tapi teteup saja dilakukan. Biarkan saja…. Toh cuman malam ini, mereka gak kenal sayah-sayapun gak kenal mereka dan beberapa hari lagi sayah sudah meninggalkan kota ini, entah kapan lagi saya akan kembali kesini. Kekkekee….pengen ketawa juga kalo mengingatnya… dasar orang aneh! Tapi kadang kita perlu menjadi aneh khan???? *berusaha ngeles, :P*

Sampai akhirnya, sayah sudah 10 hari di Pekanbaru,dan saatnya untuk download peradaban di Jakarta, melihat Monas kembali. Tapi ternyata! Tiket sayah tercancel, gara-gara kesalahan dari customer service mereka! Hrrrgggg sebel gak terkira, pengen nonjok tuh CS, dan untungnya sayah terselamatkan oleh kejaiman sayah. Huh! Sempet jadi cadangan tuh dan menunggu 1 jam lebih dengan hati ketar ketir gak kebagian flight jam 12 ini. Soalnya, flight berikutnya itu jam 5.24…..Artinya, sayah harus menunggu [lagi] kurang lebih 5 jam! Itupun kalo ada sheet kosong, kalo gak harus nunggu lagi flight yang jam 8 malam! Hmmmm……
Tapi memang sayah di takdirkan gak ikut flight jam 5.20 atopun yang jam 8 malam…. Alhamdulillah….. akhirnya sayah landing juga di bandara Soekarno-Hatta dengan selamat. Dan siap-siap buat download peradaban selama 4 hari, karna 4 hari kemudian sayah harus berangkat lagi ke Banjarmasin……

To be continue… ^_^






Labels:

5 comments | Thursday, September 21, 2006

Alhamdulillah..... *menarik nafas lega dan tersenyum malu melihat Sang Khalik*.

Memang setiap ujian yang diberikan oleh-Nya, pasti ada hikmah dibaliknya. Sabar dan ikhlas kuncinya.... Tapi [kadang], sulit buat sayah untuk melakukan ilmu sabar dan ikhlas itu... Pasti menggerutu dan langsung badmood *be wise...be wise!*. Dan mungkin ini, adalah hikmah dari kejadian yang bikin sayah kesel beberapa hari yang lalu..

Ramadhan tahun lalu sayah lalui di Tasikmalaya dan Sumedang, beuh! Super duper merana, karna sayah harus makan sahur sendiri, buka sendiri, teraweh sendiri...... Gak terasa hawa Ramadhannya. Dan untungnya untuk tahun ini, sayah bisa mengawali puasa di kamar tercintah *kamar tercintah? hah? pantaskah itu disebut kamar???*. Yah meskipun hanya seminggu, tapi lumayan kaaaan....^_^

Akhirnya, bisa bertemu kembali dengan Ramadhan,
M-a-r-h-a-b-a-n Y-a R-a-m-a-d-h-a-n

Buat semuahnya... saya mohon maaf yang sebesar besarnya, mudah mudahan Ramadhan kali ini menjadi berkah buat kita semua......Amiiin

Labels:

8 comments | Friday, September 15, 2006

Menyenangkan memang, jika bisa menyinggahi beberapa tempat di Indonesia, apalagi kalo gratisan abidin -atas biaya dinas- huehehehee....senangnya hatikuw...... *tersenyum simpul*. Apalagi kalo bisa jalan jalan ke luar negeri..... *ada yang mau membiayai.....??? hehehehe..... angkat tanganmu jangan ragu ragu*

3 perjalanan yang terakhir saya lalui, yaitu Manado, Pekanbaru dan Banjarmasin.


.... M-a-n-a-d-o ....
Disini, sayah bener bener puas sepuas puasnya bisa makan ikan segala nama dengan segala bentuk penyajian -- dan tentu saja gratisan -- *nyengir kuda*. Tempat makan yang lumayan romantis banyak berjajar di daerah Boulevard dan di daerah Kalasei..... Mualai dari warung tenda sampai rumah makan mewah.

Menurut cerita dari beberapa orang yang sudah pernah kesini, Manado terkenal dengan '3B'.... Bubur - Bibir - Bunaken ceunnah *hallah ada ada sajah*.
Bibir, nah..katanya ini melambangkan kemolekan gadis gadis Manado. Dan memang bener, gak cuman ceweknya yang bening.... tapi tentu saja para lelakinya..... *suit suit*. Apakah mereka semua adalah keturunannya Van Houten ya......??? *pertanyaan bodoh*

Bunaken, nah...ini yang seruuu..... Sebelum ini, kalo sayah mendengar kata bunaken... yang saya ingat waktu guru es-de sayah menjelaskan tentang kekayaan alam Indonesia. Bunaken merupakan taman laut yang terbesar di Indonesia. Dulu, guru sayah itu menganalogikan dengan isi akuarium. dan ternyata, guru sayah itu salah besar!!!! Bunaken jauuuuh lebih indah dari isi akuarium. *lhah wong ngliat akuarium yang pas pasan....cuman ada sebongkah batu karang dan beberapa bintang laut,hehehee....pisss man!*

Hampir saja, sayah tidak bisa melihat Bunaken... karna kata mereka (penduduk Manado.red) sedang musim angin yang tidak bisa ditentukan waktunya. Tapi kami (sayah dan teman teman yang lain. red) 'nekad' pergi kesana. Dengan meyewa kapal seharga 750 ribu, kami bisa menyebrang Manado - bunaken dengan waktu yang tak terbatas. Sepuasnya - kata sang empunya perahu. Dengan gaya seakan akan hendak mengarungi lautan yang luas (gambar 1). Untungnya pagi itu, ombak tidak terlalu tinggi.... dan sampailah kami di daratan Bunaken. Dan bergaya-lah kami seperti poster2 film (gambar 2) *halllah gak keeyyyen bblas!*.

Sejenak kami istirahat dengan meneguk secangkir teh dengan aroma yang khas. Kemudian kami, ganti kapal untuk melihat taman laut dari atas kapal dengan menggunakan kaca (gambar 3). Sayang.... banged kaca yang dipake itu gak terawat, jadi aernya masuk sehingga gak terlihat jelas.
Dan yang di gambar 4, itu lagi s-n-o-r-k-l-i-n-g.... iyya SNORKLING!!!! Akhirnya....sayah juga bisa melakukannya....*nglirik nana*. Niatnya, pengen diving, tapi berhubung sewa peralatannya mahal.... so, cukup snorkling saja. Lumayan....tidak begitu mengecewakan..... sampai tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.... Sayah, bisa melihat berbagai macam batu karang dengan segala macam bentuk dan warna. Ada yang seperti otak manusia, ada yang panjang panjang seperti jemari kita, ada yang seperti meja, ada yang seperti bunga, ada yang berwarna kuning, abu, ungu, putih, hitam and so on.......

Serunya lagi, kita bisa bercanda dengan ikan ikan itu..... --sayah tidak tau pasti nama nama ikan, yang sayah tau ikan hiu, lumba lumba, tongkol, patin, mas, nila, tengiri *pissssss*--. Sayah di kasih sebuah pisang --dan lagi lagi, sayah tidak tahu pisang jenis apa--, kemudian, pisang pisang itu di remas secara perlahan dan beberapa detik kemudian ikan ikan itu berdatangan mengelilingi tangan sayah. Untungnya ikan yang datang bukan ikan hiu ato ikan paus, hehehee....... Seru banged! Palagi sempet ktemu ma ikan yang bergerombol *sambil nginget filem Finding Nemo*.

Subhanallah..... Semakin banyak perjalanan ini, sayah semakin memuja kebesaran dan keagungan Sang Pencipta....

Wah.... ternyata sudah panjang ya... so, tunggu kelanjutannya di Berkelana dari pulau ke pulau (part-2) dst.... *kalo lagi gak males dan bisa onlen*. Dan sayah juga mesti berkemas kemas lagi, karna senin harus berangkat lagi ke Kendari.....

Tenang....tenang..... sayah hanya 6 hari kerja disana ...^_^v ...... So, doakan sayah ya...biar selamat diperjalanan. Amiiiin.....

bubbayyyy...... i'll miss u all.....





Labels: ,

11 comments | Friday, September 01, 2006

Untaian kata yang ingin ku ucap
kelu di ujung lidahku
menyesakkan dadaku

Niat kuat yang ingin kujalankan
membeku di ujung langkahku
membuatku terjatuh

sejenak ku terdiam
tanpa kata....
mencari sesuatu yang diinginkan hati ini

ku kosongkan pikiran
lebih berkonsentrasi
demi memahami isi hatiku

apa? tanyaku pada hatiku
aku tak tau, kata hatiku
kau tak tau, atau tak mau jujur padaku?
hatiku terdiam
lama.....
jujurlah padaku.... ucapku melemah
hatiku tetap diam
apa yang kau ragukan, tanyaku lebih sabar
aku tak tau...... aku bener2
tak mengerti apa yang aku rasakan

apa itu karna bintang? selidikku
bukan! hatiku menjawab tegas
aku tak merasa sedih saat bintang pergi
karna dia sesungguhnya tetap menemaniku
hanya saja dia tak mau bercengkrama denganku
seperti malam2 kemaren

lantas apa? tanyaku mulai tak sabar
hatiku kembali diam
hening.... tarikan nafasnya sangat berat
perlahan2 bibirnya mulai terbuka

perjalanan panjang ini terlalui
melewati banyak kerikil dan duri
banyak jurang dan jalanan berliku
dan aku bertahan, aku yakin
ini karna kesetiaan

aku masih ingin mengenal tentang kesetiaan
aku ingin mengenalnya lebih jauh
aku sering mendengarnya
dan sering pula aku mengucapkannya
tapi, sesungguhnya.... siapa dia aku tak tau

hmmmm.... desahku lirih
tak ingin berkomentar

menurutku,
kesetiaan adalah rasa saling percaya dalam menjaga komitmen
mungkin kau tak setuju!
yah, karna aku tak bisa mendefinisikannya...
mungkin kau bisa membantuku

aku?tanyaku
aku juga kurang paham
ucapku tersipu

dan aku yakin
dia yang terbaik untukku, lanjut hatiku berbisik
dia yang telah dikirimkan untukku
*i wish, its true*

perlahan aku juga mengamini kata hatiku
aku juga berharap demikian

.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.

Sejenak, kami saling terdiam
terhenti pada satu titik kesetiaan
yang tak tedefinisi

.*.*.*.*.*.*.*.*.*.*.


hari ini, sayah mendengar kabar dari blog ibu ini, bahwa bunda Inong telah dipanggil oleh-Nya. .......Innalillahi wa innailaihi roji'un, sayah mengucapkan duka yang sedalam dalamnya buat bunda Inong. Mudah2 ilmu yang dia bagi slama ini menjadi ladang amal untuknya..... Amiiin
dan semoga, kluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan..... Amin.
Zidan, Syifa...... yang tabah ya sayang.......










Labels: