
Saya kembali membaca tulisan "Bandara Internasional JUANDA", untuk ke-3 kalinya dalam 2 bulan terakhir. Bukan dalam rangka pulang kampung, tapi dalam rangka tugas luar kota kembali. Dan sepertinya, tidak memungkinkan untuk menyempatkan diri balik kampung.... ya, karena lokasi yang saling bertolak belakang.
Madiun, terletak 169 km ke arah barat Surabaya atau 114 km ke arah timur Surakarta. Well, seharusnya saya lebih memilih penerbangan ke solo, daripada Surabaya... tapi apalah daya sayah yang hanya seorang kuli. Perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan.
1 jam dari surabaya, kami sudah berada di kota Mojokerto. 1 jam setelahnya, kami berada di kota Jombang, setengah jam kemudian ada di Nganjuk dan 1 jam berikutnya barulah sampai di Madiun. Kota yang terkenal dengan pecel-nya *hum.....gak sabar untuk segera searcing warung pecel yang enak =P~*. Total, kami melakukan perjalanan selama 3,5 jam, 1 jam lebih lama ketimbang Surabaya-Probolinggo.
Untungnya, Madiun ini lebih ngota dari pada kotabumi....tapi panasnya hampir sama... bener-bener keq dipanggang. Saking panasnya sampe sampe dehidrasi, minum gak ada abisnya.
Hotelnya lumayan bagus, trus tempatnya di tengah kota *sepertinya* jadi gak sengsara sengsara amatlah :D. Oh iya, ada hotspotnya juga...*jingkrakjingkrak*. Lumayanlah, meskipun hanya bisa diakses di lobby aja...*kan skalian tebar pesona :D*. Padahal sayah sudah bawa bekel dvd -yang tentu saja bajakan-
@lobby hotel Merdeka - Madiun
Labels: ceritaku





