<!-- --><!-- --><style type="text/css">@import url(http://www.blogger.com/static/v1/v-css/navbar/697174003-classic.css); div.b-mobile {display:none;} </style> </head><body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener("load", function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <iframe src="http://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID=20463959&amp;blogName=.d..i..r..i..k..u..d..i..s..i..n..i.&amp;publishMode=PUBLISH_MODE_BLOGSPOT&amp;navbarType=SILVER&amp;layoutType=CLASSIC&amp;searchRoot=http%3A%2F%2Fdirikudisini.blogspot.com%2Fsearch&amp;blogLocale=en_US&amp;homepageUrl=http%3A%2F%2Fdirikudisini.blogspot.com%2F" marginwidth="0" marginheight="0" scrolling="no" frameborder="0" height="30px" width="100%" id="navbar-iframe" allowtransparency="true" title="Blogger Navigation and Search"></iframe> <div></div>
8 comments | Wednesday, January 23, 2008



Berapa tetes lagi air mataku kutumpahkan dan berapa lapang lagi dadaku aku rentangkan?

-hanung bramantyo-


dada ini terasa sesak, menghimpit hingga tak ada rongga lagi. setiap tarikan nafas menimbulkan nyeri yang teramat sangat. bibir tak lagi dapat berucap, kepala terasa berat. tetes air mata merefleksikan kepedihan hati ini.

dalam kedipan mata, impian ini akan terwujud. namun terpaan angin semakin kencang meniup lilin yang selama ini menerangi langkahku. membuat sinarnya meredup. sekitar, tak lagi terlihat jelas.

tubuhku sudah letih, jiwaku yang lelah seakan tak sanggup untuk menjaga sinarnya. sempat terpikir, untuk membiarkannya padam. membiarkannya rehat, untuk memulihkan tubuhnya yang habis terbakar. namun, cinta yang kupunya, tak sekejam pikiranku.

cinta. cinta yang kupunya begitu mahal. begitu berat. begitu berarti...akankah aku meninggalkannya begitu saja? aku ingin terus berjalan, berjalan dengan cahaya lilin yang menerangi. Ya Rob, jadikan tempaan ini agar aku menjadi kuat seperti sebuah fase dimana ulat menjadi seekor kupu-kupu yang indah.


...Need changes to become a butterfly...




Labels:

8 Comments:

Blogger .n.a.n.a. said...

Cobaan2 itu akan bikin lo kuat Za..
Yakin aja lo bs ngelewatin smua ini,
te2p senyum y say :)

btw,hepi belated bletzdei! :-*

Wednesday, January 23, 2008 1:49:00 PM

 
Anonymous dhani said...

Perubahan adalah sesuatu yang pasti. Ketika pintu lama tertutup dan pintu baru terbuka.Jangan terlalu lama memandangi dan menyesali pintu yang sudah tertutup. Just go ahead now..

Thursday, January 24, 2008 10:40:00 AM

 
Anonymous mila said...

wew.. sabar ya.. cobaan ini kan mendewasakanmu dan cobaan ini akan mendewasakan cintamu.

Thursday, January 24, 2008 1:03:00 PM

 
Blogger Bunda RaRa said...

sabar sabar

Ridha Allah dibalik orang yg sabar

Friday, January 25, 2008 4:17:00 PM

 
Blogger Fitra Irawan said...

Za, saat2 spt ini bacaaan favorite aku QS Al Insyiroh....semoga membantu yaa...

Friday, January 25, 2008 9:35:00 PM

 
Blogger Nahria Medina Marzuki said...

Kenapa Za? Ayat qursy helps too lho say..

Saturday, January 26, 2008 11:47:00 AM

 
Blogger dianna said...

dengan adanya cobaan berarti kita masih disayang ama tuhan betul ga?tabah ya..

Saturday, January 26, 2008 5:41:00 PM

 
Anonymous anno' said...

y...diambil hikmahnya ja za...

Monday, January 28, 2008 7:36:00 AM

 

Post a Comment

<< Home